Analisa Forex – NZD/USD turun pada masa dagang Asia

Dolar Selandia Baru lebih rendah terhadap Dolar AS pada Selasa.

NZD/USD diperdagangkan pada 0.6745, turun 0.10% pada waktu penulisan.

Pasangan ini kemungkinan akan menemui support pada 0.6707, Kamis’terendah dan resistance pada 0.6876, Jumat’tertinggi.

Sementara itu, Dolar Selandia Baru turun terhadap Dolar Australia dan Euro, dengan AUD/NZD bertambah 0.06% mencapai 1.1290 dan EUR/NZD meningkat 0.17% ke 1.6637. Investing.com

Analisa EUR/USD 21 Maret 2016 : “Double Top” menyebabkan koreksi

Sergey Logachev
EUR/USD: "Double Top" led to the correction
Gerakan naik telah menghadapi sebuah resistensi di level 1,1337. Harga tersebut membentuk sebuah pola “Double Top” setelah itu, yang menyebabkan koreksi saat ini. Kemungkinan akan melihat sebuah penurunan menuju sebuah daerah support diantara level 1.1245 – 1.1217. Dengan mempertimbangkan bentuk “Wedge” sebelumnya. Pasangan ini setelah itu menuju sebuah daerah resistensi di level 1.1337 – 1.1376.
EUR/USD: "Double Top" led to the correction
Disana ada sebuah “Wedge” sedang berlangsung pada grafik satu jam. Pasar kemungkinan akan membentuk sebuah penarikan mundur dari sisi teratas “wedge”. Jika seperti itu, pasangan ini akan memiliki alasan untuk bergerak menuju sisi terendah pola ini setelah itu. Jika bears dihentikan disini, kemudian bulls dapat kembali dan memulai naik, sehingga kita harus memperhatikan resistensi di level 1.1337 – 1.1366.

Harga Emas Mundur Digertak Apiknya Data Manufaktur AS

Emas mundur dari level tingginya di Rabu (02/03/2016) pagi ini karena Dolar AS dan pasar ekuitas global mulai menggeliat karena data AS yang lebih baik daripada ekspektasi. Spekulasi kenaikan suku bunga AS pun kembali terpicu.
emas
Emas spot menurun 0.34 persen ke harga $1,233.56 per ons, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman April mundur 0.3 persen dan stabil di angka $1,230.80. Malam tadi, harga emas berjangka telah memangkas perolehan yang didapatnya pada Selasa kemarin setelah data ISM Manufaktur AS yang menguat melebihi perkiraan.

Sebelumnya, harga emas terdongkrak oleh data manufaktur Tiongkok dan Komentar dari Presiden The Fed untuk wilayah New York, William Dudley yang menyatakan kekhawatoran akan sedikit risiko penurunan terhadap outlook ekonomi AS.

Data AS Bisa Ubah Arah “Layar” Pasar Emas

Rob Haworth, Ahli Strategi Investasi Senior dari U.S. Bank Wealth Management di Minneapolis mengatakan pada Reuters, bahwa suatu penguatan yang dialami oleh Dolar AS dapat mengubah arah gerak pasar emas di sini, bahkan meski kita sudah mendengar banyak spekulasi bahwa emas akan mengambil posisi long dan segera menuju level tertinggi bulanan kedua sejak Februari 2009.

Kendati keprihatinan terhadap perekonomian global telah menggoda para investor untuk mengubah kanal investasi mereka dari uang ke aset emas, kenaikan harga emas fisik yang terjadi membuat permintaan terhadap logam mulia tersebut cukup sepi, utamanya di pasar emas Asia.

Selain itu, India, negara konsumen emas terbesar kedua di dunia baru saja memperkenalkan kebijakan baru, yakni akan mengenakan pajak atas kepemilikan eams perhiasan dan perhiasan, meski demikian kebijakan ini masih menuai protes.